Pages

Senin, 07 November 2011

PERBUATAN ZINA

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Generasi muda  kita sekarang masih berada di persimpangan jalan dan kisaran angin angin panas yang berhembus kuat dari barat. Dengan demikian haruslah bagi generasi muda untuk meelindungi diri dari berbagai macam pengaruh buruk kebudayaan barat. Salah satu budaya buruk dari kebudayaan barat yaitu Perzinahan.
Zina merupakan perbuatan yang dapat menghancurkan umat, oleh karenanya Allah SWT telah memberikan ancaman yang sangat pedih bagi para pelaku zina. Dan menjadi kewajiban para dai dan pemimpin untuk mengingatkan semua manusia agar menghindari perbuatan keji ini. Selain mendapat ancaman di hari akhirat pelaku zina juga akan mendapat siksaan di dunia berupa berbagai macam penyakit yang sangat ganas, dan parahnya sebagian besar dari penyakit ini belum ditemukan penyembuhnya. Oleh karena itu solusi yang terbaik untuk menghindari berbagai macam penyakit ini yaitu dengan menjauhkan diri dari perbuatan zina.

B. TUJUANAkhir-akhir ini semakin marak kita saksikan berbagai macam kasus-kasus perzinahan yang telah terjadi. Oleh karenanya kami harapkan melalui makalah ini kami pribadi dan kita semua dapat mengetahui berbagai macam tentang zina dan dampaknya baik dari sudut pandang agama dan dari sudut pandang kesehatan.

PEMBAHASANDiantara orang yang mendapat perlindungan Allah SWT pada hari dimana tidak ada perlindungan kecuali perlindungan-Nya adalah laki-laki maupun perempuan yang menjaga kehormatan dirinya, mempunyai iman yang kuat dan teguh akidahnya. Ia tidak menjual agamanya sehingga ia tidak mendapat kemurkaan Allah yang disebabkan merengkuh kenikmatan sesaat dan nafsu syahwat dan menjerumuskannya ke arah dosa.
Beberapa hadits nabi mengungkapkan tentang pemeliharaan diri dari perbuatan dosa dan keji. Oleh karena itu dalam pemabahasan ini akan dikemukakan perbuatan buruk dari perbuatan zina baik bagi individu, masyarakat dan negara. Dan dalam makalah ini juga dibahas metode-metode Islam dalam mensucikan umat dari perbuatan-perbuatan kotor dan metode memelihara kehormatan, karena Islam sangat menghendaki masyarakat yang berlandaskan pada kesucian dan senantiasa dilindungi oleh sikap takut kepada Allah.
A. Pengertian Zina
Zina adalah perbuatan sex yang diharamkan antara laki-laki dan perempuan karena belum adanya ikatan resmi atau akad nikah diantara mereka.
Masyarakat Islam bukan sekedar kumpulan individu yang hanya makan,minum dan beribadah saja, tetapi mereka kumpulan individu yang terikat, menyatu, saling tolong menolong, dan saling mencintai dan menyayangi. Kehidupan mereka didasari rasa kasih sayang dan dihiasi kesucian yang mendorong mereka untuk saling tolong menolong dalam kebajikan dan taqwa, bukan dalam permusuhan dan dosa.
Menentang fitrah ataupun menghalangi kebutuhan biologis manusia bukanlah sikap Islam. Tetapi Islam datang untuk mengatur dan mendorong kaum mukmin menuju kesempurnaan, menjauhkan mereka dari kehancuran, perbuatan keji dan kotor melainkan mengantarkan mereka menuju kemuliaan sehingga mampu menjadi umat yang terbaik.
Zina termasuk perbuatan keji yang ditentang oleh Islam. Perbuatan itu menyebabkan umat yang mempraktikkannya terjerumus dalam kehancuran sehingga Islam melarangnya. Tidak sebatas melarang, Islam juga menyusun konsep-konsep yang dapat menghantarkan umat untuk menghindari dari perbuatan zina.
Zina merupakan penyakit sosial yang berbahaya dan dapat menghancurkan keutuhan sebuah keluarga, menyamarkan dan mencampuradukkan keturunan. Menyebarluasnya penyakit berbahaya yang mempengaruhi generasi berikutnya. Sesungguhnya Allah melarang manusia dari perbuatan zina bukan hanya sekedar melarang saja tapi dibalik perbuatan itu terdapat dampak yang sangat besar bagi pelaku zina. Dalam firman-Nya Allah mengatakan : “ Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang sangat keji dan suatu jalan yang buruk “. (QS. Al Isra (17) ; 32).
Jiwa yang baik hanya menerima hal yang baik sedangkan jiwa yang keluar dari fitrah dan tabiat manusia sesungguhnya ia tidak punya rasa malu lagi sehingga ia melakukan apa saja yang dikehendaki nafsunya tanpa ada rasa malu. 

B. Berbagai Penyakit yang Timbul dan Berkembang Akibat Perbuatan Zina.
Agama Islam adalah agama yang sempurna karenanya, apabila Islam melarang suatu hal maka jelas perbuatan tersebut akan berdampak buruk bagi kita. Berikut akan dijelaskan dampak perbuatan zina dipandang dari segi kesehatan.
Zina menyebabkan kehancuran umat, penyakit-penyakit berbahaya yang terjangkit dari para pezina sangat membahayakan bagi kehidupan manusia dan dapat menurun ke anak cucu mereka. Banyak sekali penyakit-penyakit kelamin yang disebabkan oleh perbuatan zina, diantaranya yang dapat menyerang sistem pernafasan dan urat syaraf yaitu Sifilis dam Gonore.
Terkena kuman Sifilis menyebabkan tubuh tidak mempunyai penangkal terhadap penyakit ini di kemudian hari. Seseorang mungkin dapat terjangkit penyakit ini beberapa kali dalam hidupnya, terutama jika mereka melakukan hubungan seksual yang diharamkan yaitu zina. Penyakit Sifilis bersarang di otak pezina sampai kemudian menyerang sel-sel tubuhnya. Adapun penyakit Gonore dapat menimpa laki-laki maupun perempuan dan dapat menyebabkan kemandulan, menyerang sistem reproduksi dan saluran kemih serta merusak fungsi keduanya, karena timbulnya pembengkakan juga menyerang kandung kemih dan buah zakar serta seluruh sistemnya. Penyakit ini tidak akan timbul kecuali pada orang yang melakukan zina.
Telah muncul pula penyakit yang disebabkan meluasnya perbuatan zina di Eropa dan Amerika yaitu penyakit Herpes Genitalia. Penyakit ini sangat berbahaya karena dua sebab :
1. Dunia kedokteran tidak mampu menangani dan mengusahakan penyembuhan penyakit ini.
2. Penyakit ini menyebabkan perubahan biologis yang dapat menimbulkan penyakit kelamin bagi laki-laki dan frigiditas (dingin, tidak mudah terangsang dalam melakukan seksual ) pada perempuan.
Penyakit ini disebabkan virus yang menyerang kulit manusia selaput dan selaput yang ada pada mulut, sistem reproduksi, mata, sistem syaraf dan bagian dalam tubuh lainnya. Penyakit ini dapat menular dari penderita kepada orang yang sehat melalui sentuhan dan hubungan seksual. Penyakit ini terbagi dalam dua macam:
a. Herpes yang menyerang sekitar daerah dua bibir, hidung, pipi dan telinga.
b. Macam kedua yaitu Herpes yang menyerang alat-alat reproduksi. Ini menular melalui hubungan seksual. Serangan penyakit ini pertama kali terjadi pada alat-alat reproduksi dan berlangsung selama 3 minggu disertai dengan meningkatnya suhu badan, demam dan nyeri yang sangat hebat. Kuman ini kemungkinan terdapat pada suatu titik urat syaraf dibawah sumsung tulang belakang.
Dalam kondisi seperti ini tidak ada kemungkinan untuk menyembuhkannya. Kuman tersebut bersembunyi dan bergerak dalam jangka waktu yang berjauhan sampai 2 kali dalam sebulan dan kadang kuman tersebut mendekam selama 5 tahun tanpa bergerak.
Berikut adalah berbagai bentuk bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penyakit Herpes.
Kuman Herpes bersembunyi disekitar selaput otak dan sumsung tulang belakang yang dapat menimbulkan penyakit lain seperti kanker leher rahim dan kanker kelenjar prostat.
 Herpes menyebabkan penyakit kelamin pada laki-laki dan frigiditas pada perempuan.
 Anak yang dilahirkan dari orang tua penderita Herpes dapat tertular penyakit ini ketika baru lahir dengan mengalami peradangan yang dapat menyebabkan kebutaan atau dapat menyebabkan kematian.
 Penderita Herpes akan mengalami gejala-gejala penyakit kusta dan tubuhnya menjadi tidak mempunyai kekebalan sehingga akan mengalami kelemahan dan dapat menimbulkan kanker.
 Penyakit ini dapat menyebabkan perpecahan dalam keluarga karena adanya rasa takut akan tertular.
Selain penyakit ganas diatas timbul juga penyakit yang sangat berbahaya dan sudah menjadi wacana publik tiada lain akibat dari sex bebas yang sering disebut dengan penyakit AIDS (Aquired Imuno Defeciensi Syndrom), yaitu hilangnya kekebalan tubuh yang dapat menolak berbagai macam penyakit. Setiap orang yang melakukan perzinahan maka keturunannya terancam akan menderita penyakit AIDS yang sampai sekarang tidak ditemukan penyembuhannya.
Orang dengan penderita AIDS rentan terhadap beberapa penyakit yang disebut penyakit indikator atau penyakit opustunistik. Penyakit-penyakit ini meliputi sarkoma kaposi (sejenis kanker yang langka), PCP (sejenis radang paru), Infeksi parasit di otak, infeksi herpes dengan luka menganga yang kronis, kanker ganas leher rahim dan apa yang disebut dengan “ Wasting Syndrom “ yaitu suatu keadaan dimana seseorang terlihat seperti mendekati sekarat. Mereka mengalami penurunan berat badan yang sangat cepat. Dan masih banyak lagi penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh perzinahan. Oleh karenanya sudah menjadi harga mati dan seharusnyalah kita menghindari perbuatan zina tersebut. Karena dampaknya akan kembali ke pelakunya sendiri.
Selain dari beberapa-beberapa ancaman dunia yang sangat ganas. Allah juga menggolongkan pelaku zina sebagai perbuatan dosa besar. Di dalam Al-Quran Allah mengancam pelaku zina dengan siksaan yang sanagt pedih. Hal ini merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada kita karena dengan peringatan manusia akan selalu menjadi ingat dampak yang akan ditimbulkan oleh perzinahan ini baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah selalu memberi kita petunjuk. Amin.     
      
C. Metode Praktis Islam dalam Mengantisipasi Sebab-sebab Terjadinya Perzinahan
Besarnya akibat dari perzinahan dipandang dari segi agama maupun kesehatan sehingga Islam juga membuat norma-norma luhur yang seharusnya kita biasakan pada diri kita, keluarga dan rekan-rekan kita. diantara norma-norma tersebut ialah :
a. Menundukkan pandangan
Islam telah memerintahkan umatnya untuk menundukkan pandangan matanya kepada hal-hal yang diharamkan, melarang untuk berlama-lama dalam memandang, dan mengingatkan kita agar tidak tidak terpengaruh terhadap perbuatan zina. Dengan langkah ini diharapkan bisa menutup pintu-pintu kemaksiatan yang telah terbuka, dan menutup saran serta jalan menuju perzinahan. Ingat pula pandangan awal dan segalanya.
b. Menutup aurat
Ketika Islam memerintahkan untuk menutup aurat mereka, sesungguhnya Islam berupaya mengantisipasi sebab-sebab yang mengakibatkan terjadinya perzinahan dan memangkas akar-akarnya dari masyarakat.  
c. Membiasakan anak-anak dan pembantu meminta izin pada anggota keluarga yang dewasa.
Dengan etika seperti ini, Islam bermaksud menanamkan tabiat dan perilaku yang suci juga mulia sejak pertumbuhan awal anak-anak. Ada 3 waktu dimana seorang anak itu diharuskan meminta izin terlebih dahulu, yaitu saat aurat biasanya dibuka, saat suami-istri tidak mengenakan pakaian sebelum shalat subuh dan pada saat melepaskan pakaian dari anggota badan yang tampak. 
d. Pemisahan tempat tidur anak-anak dengan anggota keluarga lainnya.
Diantara perilaku yang mendorong orang untuk melakukan perzinahan adalah dua orang yang berlainan jenis tidur dalam satu tempat tanpa terpisah atau tidurnya orang-orang yang usianya hampir mendekati usia baligh bersama-sama di tempat tidur. Ketika perbuatan ini membahayakan, barangkali itulah awal dari perbuatan yang tidak terpuji. 
e. Minta izin kepada pemilik rumah.
Seorang muslim tidak boleh masuk rumah yang bukan miliknya, kecuali setelah meminta izin, sehingga terjaganya privacy pemilik rumah. 
f. Larangan khalwat (berdua-duaan) bagi pria dan wanita   
Larangan ini karena apa yang berlaku dalam tabiat pria dan wanita yang berupa kebutuhan seksual terhadap lawan jenis, biasanya diwujudkan dalam bentuk khalwat yang dapat membangkitkan nafsu seksual.

PENUTUP
 Demikianlah beberapa uraian tentang pengertian zina, dampak perzinahan menurut Kesehatan dan beberapa cara untuk mencegah terjadinya perzinahan. Dan semoga kiranya kita semua bisa menghindari sejauh-jauhnya perbuatan tercela ini. Dan semoga Allah SWT melindungi kita selalu. Amin yarobbal alamin


DAFTAR PUSTAKA
AR – RIS ALHUSSAINI MUSHTAFA, 2003, Tujuh Golongan yang dinaungi Allah, Najla Press, Jakarta.
Dr. HUTAPEA RONALD, SKM, PHD, 1995, AIDS dan PMS dan Pemerkosaan, Rineka Cipta, Jakarta.
ABDURRAHMAN  ABDUSSALAM HASAN WASHIL, 1986, Gejolak Sex, akibat dan Solusinya , Mustaqim, Jakarta.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar