PRINSIP DASAR PELAYANAN KESEHATAN NEONATAL
Prinsip dasar pelayanan kesehatan neonatal meliputi :
1. Pelayanan kesehatan yang diberikan pada ibu hamil.
2. pencegahan dan penanggulangan dini terhadap factor-faktor yang memperlemah kondisi ibu hamil seperti gizi yang rendah, anemia, dekatnya jarak antara kehamilan dan buruknya hygiene.
3. pembinaan kesehatan prenatal.
4. penanggulangan factor-faktor yang menyebabkan kematian perinatal. Meliputi perdarahan, hipertensi, infeksi, kelahiran preterm, asfiksia dan hipotermia
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 November 2011
SATUAN PENYULUHAN TBC
Pokok Bahasan : TBCSub Pokok Bahasan : Cara Pencegahan TBC Sasaran : Masyarakat
Tempat : Kantor Desa
Hari / Tanggal : kamis , 22 Januari 2005
Waktu : 15 menit
Metode : Ceramah dan tanya jawab
Alat/ bahan : Pengeras suara dan lembar balik
Tempat : Kantor Desa
Hari / Tanggal : kamis , 22 Januari 2005
Waktu : 15 menit
Metode : Ceramah dan tanya jawab
Alat/ bahan : Pengeras suara dan lembar balik
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan 15 menit sasaran dapat memahami tentang penyakit TBC
Setelah diberikan penyuluhan 15 menit sasaran dapat memahami tentang penyakit TBC
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah di berikan penyuluhan sasaran mampu :
a. Masyarakat dapat menjelaskan pengertian TBC
b. Masyarakat dapat menyebutkan tanda dan gejala TBC
c. Masyarakat dapat memahami bagaimana terjadinya penularan penyakit TBC
d. Bagaimana cara memastikannya
e. Masyarakat dapat mengatahui cara pencegahan penularan penyakit TBC
Setelah di berikan penyuluhan sasaran mampu :
a. Masyarakat dapat menjelaskan pengertian TBC
b. Masyarakat dapat menyebutkan tanda dan gejala TBC
c. Masyarakat dapat memahami bagaimana terjadinya penularan penyakit TBC
d. Bagaimana cara memastikannya
e. Masyarakat dapat mengatahui cara pencegahan penularan penyakit TBC
Minggu, 06 November 2011
INFARK MYOKARD
DEFINISI
Infark myokard adalah suatu keadaan nekrosis miokard akibat aliran darah ke otot jantung terganggu. Gambaran distribusi dipengaruhi umur, geografis, jenis kelamin dan faktor resiko sesuai dengan angina pektoris atau penyakit jantung koroner pada umumnya.
PATOGENESIS
Umumnya Infark Miokard didasari oleh adanya arteriosklerosis pembuluh darah koroner. Secara marfologis Infark Miokard dapat berupa transmural atau sub endokardial. Infark Miokard transmural mengenai seluruh dinding miokard dan terjadi pada distribusi suatu arteri koroner. Sebaliknya pada Infark Miokard subendokardial, nekrosis hanya terjadi pada bagian dalam dinding ventrikel dan umumnya berbercak-bercak dan tidak konfluens seperti Infark Miokard transmural. Infark Miokard subendokardial dapat regional (terjadi pada distribusi satu-satu arteri koronaria) atau difus (terjadi pada distribusi lebih dari satu arteri koroner). Patogenitas dan perjalanan kedua jenis Infark Miokard ini berbeda.
Infark myokard adalah suatu keadaan nekrosis miokard akibat aliran darah ke otot jantung terganggu. Gambaran distribusi dipengaruhi umur, geografis, jenis kelamin dan faktor resiko sesuai dengan angina pektoris atau penyakit jantung koroner pada umumnya.
PATOGENESIS
Umumnya Infark Miokard didasari oleh adanya arteriosklerosis pembuluh darah koroner. Secara marfologis Infark Miokard dapat berupa transmural atau sub endokardial. Infark Miokard transmural mengenai seluruh dinding miokard dan terjadi pada distribusi suatu arteri koroner. Sebaliknya pada Infark Miokard subendokardial, nekrosis hanya terjadi pada bagian dalam dinding ventrikel dan umumnya berbercak-bercak dan tidak konfluens seperti Infark Miokard transmural. Infark Miokard subendokardial dapat regional (terjadi pada distribusi satu-satu arteri koronaria) atau difus (terjadi pada distribusi lebih dari satu arteri koroner). Patogenitas dan perjalanan kedua jenis Infark Miokard ini berbeda.
PENYAKIT JANTUNG KORONER
A. Pengertian.
Penyakit jantung koroner/ penyakit arteri koroner (penyakit jantung artherostrofik) merupakan suatu manifestasi khusus dan arterosclerosis pada arteri koroner. Plaque terbentuk pada percabangan arteri yang ke arah aterion kiri, arteri koronaria kanan dan agak jarang pada arteri sirromflex. Aliran darah ke distal dapat mengalami obstruksi secara permanen maupun sementara yang di sebabkan oleh akumulasi plaque atau penggumpalan. Sirkulasi kolateral berkembang di sekitar obstruksi arteromasus yang menghambat pertukaran gas dan nutrisi ke miokardium.
Kegagalan sirkulasi kolateral untuk menyediakan supply oksigen yang adekuat ke sel yang berakibat terjadinya penyakit arteri koronaria, gangguan aliran darah karena obstruksi tidak permanen (angina pektoris dan angina preinfark) dan obstruksi permanen (miocard infarct) Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Dep.kes, 1993.
Penyakit jantung koroner/ penyakit arteri koroner (penyakit jantung artherostrofik) merupakan suatu manifestasi khusus dan arterosclerosis pada arteri koroner. Plaque terbentuk pada percabangan arteri yang ke arah aterion kiri, arteri koronaria kanan dan agak jarang pada arteri sirromflex. Aliran darah ke distal dapat mengalami obstruksi secara permanen maupun sementara yang di sebabkan oleh akumulasi plaque atau penggumpalan. Sirkulasi kolateral berkembang di sekitar obstruksi arteromasus yang menghambat pertukaran gas dan nutrisi ke miokardium.
Kegagalan sirkulasi kolateral untuk menyediakan supply oksigen yang adekuat ke sel yang berakibat terjadinya penyakit arteri koronaria, gangguan aliran darah karena obstruksi tidak permanen (angina pektoris dan angina preinfark) dan obstruksi permanen (miocard infarct) Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Dep.kes, 1993.
ima 42
ASUHAN KEPERAWATAN
PADA KLIEN DENGAN INFARK MYOKARD AKUT
I. LANDASAN TEORI
A. DEFINISI
Infark Myokard Akut (IMA) adalah suatu keadaan nekrosis miokard yang akibat aliran darah ke otot jantung terganggu (Hudack & Galo 1996).
Infark Miocard Akut adalah kematian jaringan miokard diakibatkan oleh kerusakan aliran darah koroner miokard (oenyempitan atau sumbatan arteri koroner diakibatkan oleh aterosklerosis atau penurunan aliran darah akibat syok atau perdarahan (Carpenito L.J. , 2000).
Iskemia yang berlangsung lebih dari 30-45 menit akan menyebabkan kerusakan seluler yang irreversibel dan kematian otot atau nekrosis.
Gambaran distribusi dipengaruhi umur, geografis, jenis kelamin dan faktor resiko sesuai dengan angina pektoris atau penyakit jantung koroner pada umumnya.
PADA KLIEN DENGAN INFARK MYOKARD AKUT
I. LANDASAN TEORI
A. DEFINISI
Infark Myokard Akut (IMA) adalah suatu keadaan nekrosis miokard yang akibat aliran darah ke otot jantung terganggu (Hudack & Galo 1996).
Infark Miocard Akut adalah kematian jaringan miokard diakibatkan oleh kerusakan aliran darah koroner miokard (oenyempitan atau sumbatan arteri koroner diakibatkan oleh aterosklerosis atau penurunan aliran darah akibat syok atau perdarahan (Carpenito L.J. , 2000).
Iskemia yang berlangsung lebih dari 30-45 menit akan menyebabkan kerusakan seluler yang irreversibel dan kematian otot atau nekrosis.
Gambaran distribusi dipengaruhi umur, geografis, jenis kelamin dan faktor resiko sesuai dengan angina pektoris atau penyakit jantung koroner pada umumnya.
DECOMPENSASI CORDIS / PAYAH JANTUNG
Suatu kondisi bila cadangan jantung normal (peningkatan frekwensi jantung, dilatasa, hipertrophi, peningkatan isi sekuncup) untuk berespon terhadap stress tidak adekwat untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh, jantung gagal untuk melakukan tugasnya sebagai pompa, dan akibatnya gagal jantung.
PENYEBAB KEGAGALAN
- Disritmia (bradikardi,tachicardi)
- Malfungsi katub (stenosis katub pulmonal/aortik)
- Abnormalitas otot jantung (kardiomiopati, aterosklerosis koroner)
- Angina pectoris, berlanjut infark miocard akut.
- Ruptur miokard
- Disritmia (bradikardi,tachicardi)
- Malfungsi katub (stenosis katub pulmonal/aortik)
- Abnormalitas otot jantung (kardiomiopati, aterosklerosis koroner)
- Angina pectoris, berlanjut infark miocard akut.
- Ruptur miokard
BEDAH JANTUNG
Pengertian
Bedah jantung adalah : Usaha atau operasi yang dikerjakan untuk melakukan koreksi kelainan anatomi atau fungsi jantung. Operasi Jantung Dibagi Atas :
1. Operasi jantung terbuka, yaitu operasi yang dijalankan dengan membuka rongga jantung dengan memakai bantuan mesin jantung paru (mesin extra corporal).
2. Operasi jantung tertutup, yaitu setiap operasi yang dijalankan tanpa membuka rongga jantung misalnya ligasi PDA, Shunting aortopulmonal.
Tujuan Operasi Jantung
Bedah jantung adalah : Usaha atau operasi yang dikerjakan untuk melakukan koreksi kelainan anatomi atau fungsi jantung. Operasi Jantung Dibagi Atas :
1. Operasi jantung terbuka, yaitu operasi yang dijalankan dengan membuka rongga jantung dengan memakai bantuan mesin jantung paru (mesin extra corporal).
2. Operasi jantung tertutup, yaitu setiap operasi yang dijalankan tanpa membuka rongga jantung misalnya ligasi PDA, Shunting aortopulmonal.
Tujuan Operasi Jantung
Rabu, 05 Oktober 2011
Biopsiko Sosio Spiritual
I. PENDAHULUAN
Manusia adalah makhluk biopsiko sosio spiritual yang unik dan menerapkan system terbuka dan saling berinteraksi. Manusia selalu berusaha mempertahankan keseimbangan hidupnya. Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk menyesuaikan diri dengan linkungannya. Keadaan individu yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan disebut sehat, sebaliknya dikatakan sakit apabila gagal dalam menyesuikan diri dengan lingkungannya
Senin, 03 Oktober 2011
ETIKA SEORANG KEPERAWATAN
HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA
DENGAN ETIKA PROFESI
- Pengertian Nilai Sosial Budaya
Ada beberapa pengertian nilai, yaitu:
- Nilai adalah sesuatu yang berharga, keyakinan yang dipegang sedemikian rupa oleh seseorang sesuai dengan tuntutan hati nuraninya (pengertian secara umum);
- Nilai adalah seperangkat keyakinan dan sikap pribadi seseorang tentang kebenaran, keindahan, dan penghargaan dari suatu pemikiran, objek, atau prilaku yang berorientasi pada tindakan dan pemberian arah serta makna pada kehidupan seseorang (Simon, 1974);
- Nilai adalah keyakinan seseorang tentang sesuatu yang berharga, kebenaran, atau keyakinan mengenai ide-ide, objek, atau perilaku khusus (Znowski).
FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA
- PENGKAJIAN
- DATA UMUM
1. Nama Kepala Keluarga : Tn. S
2. Usia : 27 th
3. Pendidikan : SLTP
4. Pekerjaan : Kusir
5. Alamat : Desa T
6. Perincian anggota keluarga :
NO | NAMA | UMUR | JENIS KELAMIN | HUB dg KK | PENDIDIKAN | PEKERJAAN | STATUS LMUNISASI |
1 2 3 | NY S An. Y Tn A | 22 th 2 th 60 th | Wanita Wanita Pria | Isteri Anak Ortu | SD Blm sekolah -- | IRT -- Buruh | -- Lengkap -- |
7. Genogram
Kehamilan Fisiologis
LAPORAN PENDAHULUAN
- KONSEP MEDIS
- PENGERTIAN
Kehamilan normal adalah masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir
- TANDA DAN GEJALA KEHAMILAN
- Tanda-tanda presentif yaitu
- Amenorea
- Mual dan muntah, masa terjadi pada bulan pertama kehamilan
- Mengidam (ingin makan makanan tertentu)
- Tidak tahan terhadap suatu bau-bauan
- Anoreksia
- Lelah (fatique)
- Sering miksi
- Konstipasi/obstipasi
- Pigmentasi kulit yang terjadi pada masa kehamilan 12 minggu ke atas
- Pemekaran vena (varises)
HEPATITIS
- BAB I KONSEP DASARPENGERTIAN
Hepatitis adalah keadaan radang / cedera / inflamasi yang disertai nekrosis sel hati yang menyebabkan disfungsi sel hati
- ETIOLOGI
- Infeksi virus : virus hepatitis A, B, C, D, dan E
- Zat kimia tertentu yang memiliki efek toksik ; alcohol, karbon tetraklorida, fosfor, kloroform dan senyawa emas.
- Obat-obatan : isoniasid, halotan , antibiotic tertentu, asetaminofen, dan obat-obat anasthesi
- Bakteri dan Parasit
Dari segi epidemiologi hepatitis virus merupakan masalah yang cukup besar untuk kesehatan masyarakat. Angka mortalitas dan angka mordibitas yang masih menjadi masalah kesehatan pada umumnya. Hepatitis yang paling sering adalah virus hepatitis A dan B.
Langganan:
Postingan (Atom)